Sirnas C Bupati Open 2026 Jadi Ajang Promosi Daerah, Dispora Kutim Sebut Atlet Lokal Dapat Keuntungan Besar

deltamahakam, SANGATTA – Pelaksanaan Kejuaraan Bulutangkis Sirkuit Nasional (Sirnas) C Bupati Open Kutai Timur 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Kudungga, Sangatta, tak hanya menjadi ajang perebutan prestasi, tetapi juga momentum memperkenalkan Kutai Timur di tingkat nasional.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Timur, Basuki Isnawan mengatakan, kejuaraan yang diikuti ratusan atlet dari berbagai daerah di Indonesia tersebut membawa dampak besar bagi perkembangan olahraga sekaligus perekonomian daerah.
Hadirnya peserta dari berbagai provinsi menjadi kesempatan emas untuk menunjukkan bahwa Kutai Timur mampu menjadi tuan rumah event olahraga berskala nasional dengan fasilitas yang memadai.
“Peserta datang dari berbagai daerah, tentu mereka melihat langsung bagaimana Kutai Timur. Ini menjadi kesempatan mengenalkan daerah kita secara nasional,” ujarnya saat ditemui di sela pembukaan Sirnas C Bupati Open Kutim 2026, Senin (11/5/2026).
Tak hanya berdampak pada promosi daerah, Basuki menyebut pelaksanaan Sirnas juga memberikan efek domino terhadap sektor ekonomi masyarakat. Tingkat hunian hotel meningkat, pelaku UMKM mendapat peluang usaha, hingga aktivitas ekonomi di sekitar lokasi pertandingan ikut bergerak.
“Kalau ada event seperti ini, bukan hanya olahraga yang hidup. Hotel, UMKM, transportasi, semua ikut merasakan dampaknya. Ini yang memang kita harapkan dari event nasional,” katanya.
Di sisi lain, Dispora Kutim menilai Sirnas menjadi peluang besar bagi atlet muda lokal untuk menambah pengalaman bertanding tanpa harus keluar daerah. Apalagi, kejuaraan tersebut juga menjadi ajang pengumpulan poin peringkat nasional bagi atlet.
“Anak-anak kita bisa merasakan atmosfer pertandingan nasional di rumah sendiri. Mereka dapat pengalaman, mental bertanding terbentuk, sekaligus bisa mengumpulkan ranking point,” jelasnya.
Basuki menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dispora akan terus mendorong penyelenggaraan event olahraga nasional di berbagai cabang olahraga sebagai bagian dari pembinaan atlet daerah.
Ia mengungkapkan, setelah bulutangkis, Kutai Timur juga dijadwalkan menjadi tuan rumah sejumlah agenda olahraga nasional lainnya, seperti panjat tebing hingga cabang olahraga lain.
“Pelan-pelan Kutai Timur mulai dikenal sebagai daerah yang mampu menggelar event nasional. Harapannya ini bisa terus berlanjut dan membawa dampak positif bagi daerah,” ungkapnya.
Terkait kesiapan fasilitas, Basuki memastikan GOR Kudungga telah dipersiapkan maksimal demi kenyamanan peserta dan official.
Mulai dari kebersihan venue, fasilitas pendukung, hingga penataan area UMKM menjadi perhatian panitia.
“Alhamdulillah respons peserta cukup baik. Tempat bersih, fasilitas tersedia, UMKM tertata rapi. Jadi tamu yang datang punya kesan baik tentang Kutai Timur,” pungkasnya.(dm5)








