BERITA TERKINIKutai TimurPemkab KutimSangatta

Diskop UKM Kutim Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Strategi Digital Marketing

deltamahakam, SANGATTA – Persaingan usaha di era digital menuntut pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk terus beradaptasi dan berinovasi. Tidak cukup hanya mengandalkan kualitas produk, kemampuan memasarkan produk secara digital kini menjadi salah satu kunci untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing usaha.

Menyikapi tantangan tersebut, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Digital Marketing pada 23–24 Oktober 2026 di Hotel Royal Victoria Sangatta.

Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kutai Timur, Hj. Arbiyah Rustam menegaskan bahwa perkembangan teknologi telah mengubah cara masyarakat mencari informasi, memilih produk, hingga melakukan transaksi pembelian.

“Saat ini, cara orang mencari dan membeli produk sudah banyak berubah. Konsumen tidak lagi hanya datang ke toko atau pasar, mereka melihat produk di media sosial, membaca ulasan, membandingkan pilihan, lalu memesan lewat ponsel,” ujar Arbiyah.

Perubahan perilaku konsumen tersebut, menurutnya, harus menjadi peluang bagi pengusaha UMKM untuk mengembangkan strategi pemasaran yang lebih kreatif dan mengikuti perkembangan zaman.

“Dengan pemanfaatan teknologi digital yang tepat, produk dari Kutai Timur bisa dikenal lebih luas, bahkan di luar daerah kita,” jelasnya.

Arbiyah menambahkan, kualitas produk tetap menjadi fondasi utama dalam membangun usaha. Namun, kualitas tersebut perlu didukung dengan strategi promosi yang efektif, penyajian produk yang menarik, serta kemampuan memanfaatkan media digital untuk menjangkau calon konsumen.

Karena itu, Bimtek Digital Marketing dirancang untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada peserta agar lebih siap menghadapi persaingan pasar.

Tidak hanya menerima materi secara teori, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung melalui sesi pengenalan produk, diskusi, dan praktik bersama narasumber.

Peserta yang memiliki produk diminta membawa satu hingga dua jenis produk untuk dijadikan bahan pembelajaran selama kegiatan berlangsung.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu peserta memahami cara mempromosikan produk secara lebih efektif dan aplikatif, sehingga ilmu yang diperoleh dapat langsung diterapkan dalam kegiatan usaha masing-masing.

Arbiyah pun mengajak seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan serius, aktif berdiskusi, serta memanfaatkan kesempatan untuk bertukar pengalaman dan memperluas wawasan bersama sesama pengusaha UMKM.

“Gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya, aktiflah bertanya dan berdiskusi, dan jangan ragu berbagi pengalaman dengan sesama peserta,” pesannya.

Ia berharap, kegiatan tersebut tidak hanya menambah pengetahuan peserta, tetapi juga mendorong perubahan nyata dalam cara mereka mengelola dan memasarkan usaha.

“Harapan kami, setelah mengikuti bimtek ini Bapak/Ibu pulang dengan keterampilan baru yang dapat langsung dipraktikkan, dan usaha yang dijalankan semakin maju serta berdaya saing,” ungkapnya.

Melalui Bimtek Digital Marketing ini, Dinas Koperasi dan UKM Kutai Timur menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penguatan kapasitas pengusaha UMKM agar mampu mengikuti perkembangan teknologi dan menangkap peluang ekonomi digital.

Dengan strategi pemasaran yang tepat, produk UMKM Kutai Timur diharapkan semakin dikenal, mampu menjangkau pasar yang lebih luas, dan memiliki daya saing untuk tumbuh di tengah dinamika perekonomian modern.(dm5)

Related Articles

Back to top button