BERITA TERKINIKutai TimurPemerintahanSangatta

Dorong Koperasi Lebih Modern, Diskop UKM Kutim Perkuat Tata Kelola dan Digitalisasi

SANGATTA – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mendorong transformasi koperasi agar mampu berkembang menjadi lembaga usaha yang profesional, modern, dan berdaya saing.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Diklat Pengembangan Koperasi Menuju Koperasi Modern dengan tema “Strategi Transformasi Tata Kelola dan Digitalisasi Usaha Koperasi Menuju Koperasi Modern Berdaya Saing Tinggi.”

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengurus, pengawas, dan pengelola koperasi agar mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman, sekaligus memperkuat pengelolaan kelembagaan dan usaha koperasi secara berkelanjutan.

Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Kutai Timur, Ardiyanto Indra Purnomo, S.Hut., M.M., mengatakan bahwa penguatan tata kelola dan pemanfaatan teknologi digital menjadi langkah penting dalam mendorong kemajuan koperasi di daerah.

Koperasi perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar tidak hanya mampu menjalankan kegiatan usaha secara konvensional, tetapi juga dapat meningkatkan efisiensi operasional, kualitas pelayanan, dan daya saing.

“Melalui diklat ini, kami berharap para peserta dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola koperasi secara profesional. Koperasi harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pengelolaan usaha yang lebih efektif dan transparan,” ujarnya.

Ardiyanto menjelaskan, koperasi modern membutuhkan tata kelola yang baik, sumber daya manusia yang kompeten, serta sistem pengelolaan yang tertib dan akuntabel.

Ketiga aspek tersebut menjadi fondasi penting untuk membangun kepercayaan anggota sekaligus menjaga keberlangsungan usaha koperasi.

Selain penguatan kelembagaan, digitalisasi juga dinilai membuka peluang bagi koperasi untuk meningkatkan kualitas administrasi, mempercepat pelayanan kepada anggota, serta mengembangkan kegiatan usaha sesuai kebutuhan pasar.

Karena itu, ia berharap materi yang diberikan selama pelatihan dapat diterapkan secara langsung oleh peserta di koperasi masing-masing.

“Harapan kami, setelah mengikuti kegiatan ini, para pengurus dan pengelola koperasi dapat melakukan pembenahan tata kelola serta mulai mengoptimalkan pemanfaatan teknologi sesuai kebutuhan koperasinya. Tujuannya agar koperasi semakin sehat, berkembang, dan mampu bersaing,” tambahnya.

Dinas Koperasi dan UKM Kutai Timur terus mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan penguatan kelembagaan sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem koperasi yang sehat dan berkelanjutan.

Melalui transformasi tata kelola dan digitalisasi, koperasi di Kutai Timur diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas peluang usaha, serta memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan anggotanya.(dm5)

Related Articles

Back to top button