Saat Euforia Piala Dunia 2026, Polres Kutim Pererat Kedekatan dengan Warga Sangatta Lewat Nobar
deltamahakam,SANGATTA – Euforia Piala Dunia 2026 menjadi momentum bagi Polres Kutai Timur (Kutim) untuk semakin mendekatkan diri dengan masyarakat. Melalui kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia, jajaran Satlantas Polres Kutim membangun suasana kebersamaan dan mempererat silaturahmi dengan warga Sangatta.
Kegiatan nobar digelar di Kedai Sarabba PSM, Jalan Yos Sudarso II, Sangatta, Selasa (15/6/2026), dan dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Kutim, AKP Rezky Nur Harismeihendra, bersama personel Satlantas lainnya.
Suasana hangat dan penuh keakraban terlihat sejak awal kegiatan. Warga yang hadir tampak antusias menyaksikan laga Piala Dunia 2026 antara Spanyol melawan Tanjung Verde yang berakhir dengan skor imbang 0-0.
Namun, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola dunia. Di sela-sela nobar, personel Satlantas Polres Kutim juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog langsung dengan masyarakat sekaligus menyampaikan edukasi tentang pentingnya keselamatan dan tertib berlalu lintas.
Melalui pendekatan yang santai dan humanis, warga diajak untuk meningkatkan kesadaran dalam mematuhi aturan lalu lintas demi menciptakan keamanan dan keselamatan bersama di jalan raya.
Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, mengatakan kegiatan nobar merupakan salah satu bentuk nyata semangat Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”.
Menurutnya, Polri tidak hanya hadir dalam tugas penegakan hukum, tetapi juga berupaya membangun kedekatan dan komunikasi yang baik dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
“Momentum Piala Dunia ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat. Melalui kegiatan nobar, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir di tengah masyarakat, mendengarkan, berdialog, sekaligus memberikan edukasi tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas. Inilah semangat Hari Bhayangkara, yakni Polri untuk Masyarakat,” ujar AKBP Fauzan Arianto.
Ia menambahkan, hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di Kabupaten Kutai Timur.
“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polri adalah sahabat dan mitra yang selalu hadir di setiap momentum, baik dalam menjaga keamanan maupun berbagi kebahagiaan. Semoga melalui kegiatan sederhana ini, hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat Kutai Timur semakin erat dan semangat ‘Polri untuk Masyarakat’ benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” tuturnya.
Kegiatan nobar tersebut pun mendapat sambutan positif dari masyarakat. Selain menjadi sarana hiburan bersama, kegiatan ini dinilai mampu menghadirkan ruang komunikasi yang lebih dekat antara kepolisian dan warga.
Melalui kegiatan seperti ini, Polres Kutim berharap kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri semakin meningkat sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan di lingkungan masing-masing.(dm5)








