Perdana Digelar di Sangkulirang, 180 Atlet Ikuti Kejurkab Bulutangkis Kutai Timur 2026
deltamahakam, SANGATTA – Sebanyak 180 atlet dari sembilan klub bulutangkis di enam kecamatan mengikuti Kejuaraan Bulutangkis Kabupaten (Kejurkab) Kutai Timur 2026. Ajang perebutan Piala Ketua DPRD Kutai Timur ini untuk pertama kalinya digelar di Kecamatan Sangkulirang.
Kejurkab yang diselenggarakan Pengurus Kabupaten Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kutai Timur itu berlangsung di HB Arena Billiard & Badminton atau GOR Habibi, Desa Benua Baru, pada 16-18 September 2026.
Turnamen ini mempertandingkan kategori tunggal putra dan putri mulai usia dini hingga taruna, serta ganda putra dan putri kategori pemula hingga dewasa.

Ketua PBSI Kutai Timur Daniel Politius Sebayang mengatakan, pelaksanaan Kejurkab di Sangkulirang menjadi bagian dari upaya memperluas pembinaan dan menjaring atlet potensial dari wilayah kecamatan.
“Melalui kejuaraan ini, kami memberikan kesempatan kepada atlet dari berbagai kelompok usia dan wilayah untuk menguji kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding,” kata Daniel, Rabu (16/9/2026).
Ketua DPRD Kutai Timur Jimmi mengapresiasi tingginya partisipasi atlet dan antusiasme masyarakat.

“Ini kali pertama Kejurkab Piala Ketua DPRD digelar di Sangkulirang. Pesertanya mencapai 180 atlet dari sembilan klub di enam kecamatan. Antusiasme masyarakat juga luar biasa,” ujar Jimmi.
Menurutnya, kejuaraan tersebut bukan hanya ajang perebutan gelar juara, tetapi juga bagian dari pembinaan atlet sejak usia dini.
“Kita ingin mempersiapkan bibit-bibit atlet sejak sekarang. Mental bertanding harus dibangun melalui kompetisi berjenjang, mulai dari tingkat lokal, kecamatan, kabupaten, hingga provinsi dan nasional,” katanya.
Jimmi berharap kejuaraan itu melahirkan atlet potensial yang mampu membawa nama Kutai Timur ke tingkat lebih tinggi. Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan fasilitas olahraga untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Timur Basuki Isnawan. Ia menilai Kejurkab menjadi sarana membangun budaya olahraga sekaligus menjaring bibit atlet baru.

Terima kasih kepada PBSI yang terus menggelorakan semangat olahraga bulutangkis hingga ke kecamatan. Ini penting untuk membangun budaya olahraga dan menjaring atlet potensial dari daerah,” kata Basuki.
Digelarnya Kejurkab di Sangkulirang menunjukkan pembinaan bulutangkis di Kutai Timur semakin luas. Para atlet yang berkembang diharapkan mampu melanjutkan prestasi hingga tingkat provinsi dan nasional.(dm5)








