Ikuti Retret Nasional, Ketua DPRD Kutim Jimmi Ungkap Arah Kebijakan Pusat ke Daerah

deltamahakam, SANGATTA – Ketua DPRD Kabupaten Kutai Timur, Jimmi, mengungkap sejumlah arah kebijakan pemerintah pusat usai mengikuti retret nasional yang digelar selama lima hari di Akademi Militer Magelang dan ditutup pada Minggu (19/4/2026).
Kegiatan tersebut diikuti para Ketua DPRD dari berbagai provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia sebagai upaya menyelaraskan program pembangunan antara pusat dan daerah.
Jimmi menyampaikan, salah satu fokus utama yang ditekankan pemerintah pusat adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi sejak masa pertumbuhan.
“Ke depan, 20 tahun mendatang kita ingin generasi Indonesia memiliki kualitas fisik yang baik karena kebutuhan gizinya terpenuhi sejak sekarang,” ujarnya.
Selain itu, pengelolaan sampah juga menjadi perhatian penting dalam arah kebijakan nasional. Ia menilai, kemampuan mengendalikan sampah menjadi indikator keberhasilan tata kelola suatu daerah.
“Sampah menjadi salah satu parameter. Hal-hal sederhana seperti ini harus bisa kita kendalikan dengan baik,” katanya.
Menurutnya, pemerintah pusat juga mendorong pembangunan fasilitas pengolahan sampah modern di berbagai wilayah sebagai solusi jangka panjang dalam penanganan lingkungan.
Di sektor pertahanan dan keamanan, Jimmi mengungkap adanya rencana penguatan melalui penambahan batalion di sejumlah daerah. Keberadaan personel TNI nantinya diharapkan tidak hanya berfokus pada aspek pertahanan, tetapi juga membantu pemerintah daerah dalam pembangunan.
“Ke depan, peran TNI di daerah juga diarahkan untuk mendukung berbagai sektor pembangunan,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa dalam kegiatan retret tersebut juga terdapat sejumlah pembahasan yang bersifat internal dan tidak dapat dipublikasikan secara luas.
“Ada materi yang sifatnya terbatas dan hanya diketahui oleh peserta,” ungkapnya.
Jimmi berharap, hasil dari retret nasional tersebut dapat segera diimplementasikan di daerah, termasuk di Kabupaten Kutai Timur, guna mendukung pembangunan yang lebih optimal dan berkelanjutan.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan ke depan.
Dengan adanya kesamaan visi tersebut, diharapkan program-program strategis nasional dapat berjalan efektif hingga ke tingkat daerah.(dm5)








