BERITA TERKINIPemkab KutimSangatta

Ikon Tambang Seberat 237 Ton Terpampang di Bukit Pandang, Ini Kata Kadispar Kutim

“Mengapa alat berat itu menjadi ikon wisata ciri khas Kutim yang ada di Bukit Pelangi? Perlu kita ingat karena hasil bumi alam odah etam Kutim ini sebagai penghasil batu bara terbesar,” terang Nurullah kepada awak media, Selasa (22/11/2022).

SANGATTA,deltamahakam.co.id-Truk terbesar di dunia berkapasitas muatan 360 ton merk Liebherr T282 dengan berat 237 ton telah menjadi monumen tambang sekaligus sebagai ikon Kota Sangatta.

Meski pun masih terus dibenahi, namun Truk bekas tambang milik PT Kaltim Prima Coal (KPC) tersebut sudah berdiri kokoh di kawasan Bukit Pandang, Bukit Pelangi, Sangatta.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Timur (Kutim), Dr. H. Nurullah., M.Pd menjelaskan bawa monemen ini merupakan dukungan PT KPC dalam upaya membantu pemerintah mendongkrak sektor pariwisata.

Menurutnya, ikon tambang itu merupakan ciri khas Kutim sebagai salah daerah tambang batu bara terbesar di Indonesia.

“Mengapa alat berat itu menjadi ikon wisata ciri khas Kutim yang ada di Bukit Pelangi? Perlu kita ingat karena hasil bumi alam odah etam Kutim ini sebagai penghasil batu bara terbesar,” terang Nurullah kepada awak media, Selasa (22/11/2022).

Nurullah menambahkan, dari batu bara tersebut tak sedikit sumber penghidupan penghasilan masyarakat Kutim bergantung pada geliat produksi batu bara melalui pengembangan perusahaan terbesar batu bara dalam hal tersebut yaitu KPC.

”Untuk monumen tambang itu terus dikebut pengerjaannya sehingga selama proses pembangunan ruas jalan ke tanjakan Bukit Pandang itu sementara waktu ditutup untuk kendaraan roda empat agar tidak terganggu akan aktivitas proyek pelaksanaannya,” urainya.

Terkait hal ini, Yorden Ampun Manager External Relations PT KPC pernah menyatakan, pendirian ikon tambang Sangatta berkapasitas muatan 360 ton merk Liebherr T282 dengan berat 237 ton, itu sebagai bukti sejarah adanya kolaborasi yang baik antara KPC dan Pemkab Kutim.

“Ini adalah momentum yang bersejarah, walaupun melalui proses yang sangat panjang, akhirnya Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memperoleh legalitas dan persetujuan dari pemerintah pusat.” ujarnya.

Ditambahkannya, program ini merupakan dukungan PT KPC dalam upaya membantu pemerintah mendongkrak sektor pariwisata, dirinya berharap dengan terbangunnya ikon tambang ini akan tersiar ke daerah daerah lainnya.

“Dengan demikian Kutim menjadi daerah pertama yang membangun ikon tambang yang ikonnya adalah alat berat asli,” beber Yorden.(*dm5).

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button