Kutai TimurPemkab KutimPendidikanSangatta

Pelatihan Dapodik dan ARKAS, Bunda PAUD Kutim: Kunci Kemajuan Ada pada Disiplin Administrasi

deltamahakam, SANGATTA – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Siti Robiah Ardiansyah, menegaskan bahwa kedisiplinan administrasi menjadi kunci utama dalam mendorong kemajuan satuan PAUD di daerah.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Pelatihan Penggunaan Aplikasi Dapodik dan ARKAS yang digelar di Hotel Royal Victoria Sangatta, Rabu (25/02/26).

Kegiatan ini merupakan program Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur bekerjasama dengan Yayasan Al Hikam Kutai Timur yang diketuai Dr. Hendra Putra, M.H., M.M., MBA sebagai penyelenggara yang diikuti para operator dan pengelola PAUD se-Kutai Timur ini bertujuan memperkuat kapasitas dalam pengelolaan data dan anggaran berbasis digital.

Pelatihan tersebut difokuskan pada optimalisasi penggunaan Dapodik sebagai sistem pendataan serta ARKAS sebagai instrumen perencanaan dan pelaporan keuangan satuan pendidikan.

Dalam sambutannya, Siti Robiah menekankan bahwa pengelolaan sekolah tidak hanya sebatas proses belajar mengajar, melainkan mencakup perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan yang tertib dan terukur.

“Pengelolaan sekolah itu dimulai dari perencanaan, kemudian dilaksanakan dengan baik, dan diakhiri dengan pelaporan yang tertib. Jika semuanya disiplin dijalankan, maka tidak akan ada kesulitan ketika dilakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Salah satu tantangan yang masih kerap dihadapi satuan PAUD adalah kebiasaan menunda pembuatan laporan setelah kegiatan dilaksanakan. Akibatnya, bukti administrasi seperti kuitansi dan dokumentasi kegiatan tidak terdokumentasi secara optimal dan berpotensi menyulitkan saat proses evaluasi.

Menurutnya, perbedaan antara perencanaan dan pelaksanaan juga menjadi persoalan tersendiri dalam pengelolaan anggaran. Karena itu, ia mengingatkan pentingnya menyusun rencana secara matang sebelum kegiatan dijalankan agar pertanggungjawaban dapat dilakukan secara jelas dan akuntabel.

“Sekolah tidak hanya tentang pembelajaran, tetapi juga administrasi dan keduanya harus berjalan seimbang. Jika administrasi tertib dan pembelajaran berkualitas, maka sekolah akan maju,” tegasnya.

Lebih lanjut, Siti Robiah menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kutim terus memberikan dukungan terhadap penguatan kapasitas satuan PAUD, baik melalui penyediaan fasilitas, Alat Permainan Edukatif (APE), maupun pelatihan teknis secara berkala. Dukungan tersebut diberikan secara merata, baik kepada sekolah negeri maupun swasta.

Harapanya melalui pelatihan ini, para operator semakin memahami pentingnya disiplin dalam pengelolaan data dan anggaran, sehingga tidak ada lagi satuan PAUD yang tertinggal dalam hal tata kelola.

Dengan komitmen bersama, PAUD di Kutim diharapkan mampu tumbuh sebagai lembaga pendidikan yang profesional, transparan, dan berdaya saing.(dm5)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button