KPC Buka Jalan Karier Generasi Muda Kutim melalui Program Mekanik Alat Berat
deltamahakam,SANGATTA – PT Kaltim Prima Coal (KPC) kembali membuka peluang bagi generasi muda Kutai Timur untuk meningkatkan keterampilan sekaligus memperluas kesempatan kerja melalui Program Apprentice Mekanik Alat Berat Batch 1 Tahun 2026/2027.
Sebanyak 20 pemuda Kutai Timur yang berhasil lolos seleksi resmi memulai pelatihan pada Kamis (4/6/2026) di Ruang J-18 Wisma Prima, Sangatta. Mereka merupakan peserta terpilih dari sekitar 900 pelamar yang mengikuti proses seleksi.
Program ini menjadi bagian dari komitmen KPC dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) lokal agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.
Pembukaan program dihadiri Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disnakertrans) Kutai Timur Sulisman, General Manager External Sustainable Development (ESD) KPC Wawan Setiawan, Manager Maintenance System MOD Maintenance KPC Hendra Gunawan Mulyono, Kepala BLKI Mandiri Kutai Timur Abdul Syahid, serta para instruktur pelatihan.
Manager Maintenance System MOD Maintenance KPC, Hendra Gunawan Mulyono, mengatakan peserta yang mengikuti program tersebut telah melalui tahapan seleksi yang cukup ketat.
“Dari sekitar 900 pelamar, terpilih 20 peserta terbaik yang memenuhi kriteria dan standar yang telah ditetapkan. Ini merupakan pencapaian yang patut dibanggakan sekaligus menjadi tanggung jawab untuk mengikuti program dengan serius,” ujarnya.
Menurut Hendra, program apprentice dirancang untuk memberikan pembelajaran teknis sekaligus pengalaman praktik yang dibutuhkan dalam dunia kerja, khususnya di bidang perawatan dan perbaikan alat berat.
Sementara itu, General Manager ESD KPC Wawan Setiawan menegaskan bahwa keberhasilan peserta tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh karakter, integritas, dan kedisiplinan selama menjalani pelatihan.
“Kami ingin melahirkan mekanik-mekanik andal dari Kutai Timur yang memiliki kompetensi dan karakter yang kuat. Karena itu, seluruh peserta harus mengikuti setiap tahapan program dengan sungguh-sungguh dan menjunjung tinggi disiplin selama proses pelatihan,” kata Wawan.
Ia menambahkan, program apprentice merupakan salah satu bentuk investasi perusahaan dalam menyiapkan generasi muda daerah agar mampu bersaing dan berkontribusi di dunia industri yang terus berkembang.
Di kesempatan yang sama, Kepala Disnakertrans Kutai Timur Sulisman memberikan apresiasi atas konsistensi KPC dalam mendukung peningkatan kualitas tenaga kerja lokal.
Menurutnya, kebutuhan tenaga kerja terampil di Kutai Timur masih cukup besar sehingga program seperti Apprentice Mekanik Alat Berat memiliki nilai strategis dalam mendukung pembangunan daerah.
“Program yang telah lama dijalankan KPC ini sangat membantu pemerintah daerah dalam menyiapkan tenaga kerja yang siap bekerja. Kebutuhan tenaga kerja terampil masih cukup besar sehingga program seperti ini sangat penting bagi pengembangan SDM daerah,” ujarnya.
Program Apprentice Mekanik Alat Berat merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) KPC di bidang pendidikan dan pengembangan kapasitas masyarakat. Hingga saat ini, program tersebut telah melahirkan ratusan tenaga kerja terampil yang bekerja di berbagai perusahaan di Kutai Timur maupun daerah lainnya.
Selain program mekanik alat berat, KPC juga mengembangkan Program Apprentice Welder dan Electrician sebagai bagian dari upaya menciptakan ekosistem tenaga kerja lokal yang kompeten, produktif, dan siap menghadapi kebutuhan industri masa depan.
Melalui program ini, KPC berharap semakin banyak generasi muda Kutai Timur yang memiliki keterampilan, kesempatan kerja, dan masa depan yang lebih baik.(dm5)








