KALTIMKutai TimurPolitik

Masuk Barisan Pasangan ARMY, Ini Alasan Partai Ummat Kutai Timur

Bukan tanpa alasan mereka menjatuhkan pilihan pada ARMY, mereka menilai pasangan ini baik dan suka membantu orang banyak. Hal itu diungkapkan bendahara Partai Ummat, Nanang Guprani.

SANGATTA,deltamahakam.co.id – Tujuh partai politik (Parpol) non parlemen bergabung dengan pasangan Ardiansyah Sulaiman – Mahyunadi. Salah satu partai yang berkomitmen memenangkan Ardiansyah-Mahyunadi (ARMY) adalah Partai Ummat.

Bukan tanpa alasan mereka menjatuhkan pilihan pada ARMY, mereka menilai pasangan ini baik dan suka membantu orang banyak. Hal itu diungkapkan bendahara Partai Ummat, Nanang Guprani.

“Semasa Pak Mahyunadi menjabat sebagai Ketua DPRD, beliau banyak membantu orang. Apalagi di bidang ketenagakerjaan. Banyak yang dipecat secara sepihak perusahaan, dan dibantu Pak Mahyunadi,” kata Nanang Guprani saat pertemuan Mahyunadi dengan tujuh parpol non Parlemen, Kamis (4/7/2024).

Untuk itu, saat melihat foto Ardiansyah Sulaiman dan Mahyunadi berseliweran di Media Sosial, Nanang mantap mendukung pasangan ARMY ini. “Kami merasa bersyukur karena pasangan ini kami anggap sangat cocok memimpin Kutai Timur,” ujarnya.

Nanang juga berharap, bila pasangan ARMY berhasil memimpin Kutim, perda Ketenagakerjaan dan Perbup haruslah diterapkan. Utamanya poin 80 persen masyarakat lokal bekerja di perusahaan yang ada di Kutim.

Sebelumnya diberitakan, bakal calon Wakil Bupati Kutim mengumpulkan tujuh partai non parlemen. Ketujuh partai yang diprediksi bakal masuk dalam barisan Ardiansyah-Mahyunadi adalah PKN, Ummat, PBB, PSI, Buruh, Hanura, dan Garuda.

Mahyunadi menjelaskan pertemuan mereka untuk menjalin silaturahmi. Bakal calon wakil Bupati itu juga mengucapkan terimakasih kepada mereka karena telah memberikan dukungan kepadanya.

“Awalnya saya kira hanya beberapa saja, namun masya Allah banyak sekali yang datang. Ini sangat luar biasa sekali,” kata Ketua Perindo Kutim itu.

Selain itu, Mahyunadi memaparkan, pertemuan itu juga untuk mengumumkan kepada para pimpinan parpol paket Ardiansyah-Mahyunadi telah final maju di Pilkada Kutim.

“Ini juga memastikan mereka masih bersama kita. Dan Alhamdulillah mereka tetap solid bersama pasangan ARMY (Ardiansyah-Mahyunadi),” kata adik Mahyuddin itu.

Eks ketua DPD Golkar Kutim itu juga menjelaskan, singkatan ARMY menunjukkan semangat mereka dalam berjuang di Pilkada ini. Untuk itu, para simpatisan memintanya agar tidak mengganti singkatan itu. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button