BERITA TERKINIKALTIMKutai TimurPemerintahanPemkab KutimSangatta
Trending

Bupati Kutim Tak Anti Kritik, Ardiansyah: Silakan Sampaikan Masukan, Asal Jangan Sebar Fitnah dan Hoaks

deltamahakam,SANGATTA – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman menegaskan dirinya tidak pernah anti terhadap kritik yang disampaikan masyarakat kepada pemerintah daerah.

Menurut Ardiansyah, kritik justru dibutuhkan sebagai bahan evaluasi agar pemerintah mengetahui berbagai persoalan yang terjadi di lapangan dan dapat segera mengambil langkah perbaikan.

“Bagi saya enggak masalah. Kritik itu penting bagi para pembuat kebijakan,” kata Ardiansyah.

Ia menjelaskan, sebagai kepala daerah dirinya memiliki keterbatasan untuk melihat dan mendengar seluruh persoalan yang terjadi di wilayah Kutai Timur yang memiliki cakupan wilayah sangat luas.

Karena itu, informasi dari masyarakat menjadi salah satu sumber penting bagi pemerintah untuk mengetahui kondisi riil di lapangan.

“Bupati itu matanya cuma dua, telinganya cuma dua. Kadang tidak sanggup melihat seribu titik dan mendengar ribuan persoalan sekaligus. Maka kami membutuhkan banyak informasi,” ujarnya.

Meski terbuka terhadap kritik, Ardiansyah mengingatkan agar informasi yang disampaikan kepada publik tetap berdasarkan fakta dan tidak dilebih-lebihkan hingga menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat.

Ia menyoroti maraknya penggunaan media sosial yang membuat sebuah informasi dapat menyebar dengan sangat cepat dan menjangkau banyak orang hanya dalam hitungan menit.

Menurutnya, kondisi tersebut harus diimbangi dengan tanggung jawab moral dari setiap pengguna media sosial agar tidak sembarangan membagikan informasi yang belum tentu kebenarannya.

“Kalau dulu orang berkumpul lalu bercerita, mungkin yang tahu hanya beberapa orang. Sekarang kalau disampaikan lewat media sosial, yang melihat bisa ribuan bahkan jutaan orang,” tuturnya.

Ardiansyah mengaku tidak keberatan apabila masyarakat mengunggah kritik terkait pelayanan pemerintah maupun kondisi infrastruktur di Kutim. Namun ia meminta agar kritik tersebut disampaikan secara proporsional dan tidak disertai narasi yang mengandung fitnah ataupun hoaks.

Menurutnya, kritik yang disampaikan dengan cara yang baik justru dapat membantu pemerintah mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Sampaikan informasi itu dengan baik. Jangan sampai ditambah-tambahi dengan berita yang tidak benar. Kritik boleh, tapi jangan sampai menjadi fitnah,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa penyebaran informasi yang tidak benar dapat merugikan banyak pihak dan memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Karena itu, Ardiansyah berharap masyarakat tetap aktif memberikan masukan kepada pemerintah, namun dengan cara yang santun, bertanggung jawab, dan berdasarkan fakta yang terjadi di lapangan.

“Kami terbuka menerima kritik. Yang penting tujuannya untuk perbaikan dan disampaikan dengan cara yang baik,” pungkasnya.(dm5)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button